Postingan Berita
Selamat Kepada Ustadz dan Ustadzah Yang Mengikuti Haflul Qur'an
Al-Qur’an adalah cahaya yang tak pernah padam, petunjuk yang senantiasa menuntun umat manusia dari kegelapan menuju terang. Dalam setiap ayatnya, tersimpan hikmah, kasih sayang, dan tuntunan yang membimbing langkah-langkah kita dalam menjalani kehidupan yang penuh ujian ini. Di tengah derasnya arus zaman, Al-Qur’an hadir sebagai kompas yang menunjukkan arah—bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi umat yang merindukan kedamaian, keadilan, dan keberkahan. Siapa pun yang menjadikannya sebagai pedoman, niscaya akan merasakan ketenangan hati, kejernihan pikiran, dan kekuatan dalam menghadapi setiap ujian. Hari ini, kita bersyukur menyaksikan semangat luar biasa dari para ustadz dan ustadzah yang telah mengikuti Haflul Qur’an—sebuah momen istimewa yang menjadi bukti kecintaan terhadap Kalamullah. Semoga setiap ayat yang mereka lantunkan, hafalkan, dan ajarkan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan mereka, keluarga mereka, dan seluruh umat. Kami ucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ustadz dan ustadzah yang telah mengikuti Haflul Qur’an. Semoga Allah senantiasa memberkahi ilmu, keikhlasan, dan pengabdian kalian dalam menjaga dan mengajarkan Al-Qur’an. Kalian adalah lentera-lentera yang menerangi jalan umat menuju cahaya kebenaran. Semoga keberkahan Al-Qur’an menyertai langkah kita semua. Aamiin.
Kegiatan Diklat dan Rakerpim Yayasan Adzkia Sumatera Barat 2025
Pada tanggal 11-13 Februari 2025, bertempat di Gedung Adzkia Convention Center (ACC), dilaksanakan kegiatan yang sangat penting bagi Yayasan Adzkia Sumatera Barat, yaitu Diklat Pimpinan dan Rakerpim dengan tema Sinergitas Transformasi Kepemimpinan dan Pleno Renstra 2026-2030. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pembina Yayasan Adzkia Sumatera Barat, Bapak Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng., yang menyampaikan pentingnya peran kepemimpinan yang transformasional dalam mencapai visi dan misi yayasan, serta memperkuat sinergitas antar seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan rencana strategis Yayasan Adzkia di tahun-tahun mendatang. Kegiatan ini berlangsung dengan sukses dan lancar, dimulai dari pembukaan yang penuh makna, diikuti dengan serangkaian agenda yang sangat produktif. Selain menjadi ajang pengembangan kapasitas kepemimpinan bagi pimpinan yayasan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk merumuskan arah dan strategi yayasan ke depan melalui perencanaan Renstra 2026-2030. Tak kalah menarik, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber-narasumber yang luar biasa, yang memberikan pemikiran dan wawasan baru bagi seluruh peserta. Pembicara-pembicara tersebut berasal dari berbagai bidang keahlian, dengan topik-topik yang relevan dalam konteks transformasi kepemimpinan dan pembangunan organisasi yang lebih efektif. Selama tiga hari penuh, peserta diajak untuk berkolaborasi, berdiskusi, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat meningkatkan kualitas yayasan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, semangat untuk terus berkembang dan berinovasi semakin menguat, demi mencapai tujuan bersama yang lebih baik. Kegiatan Diklat Pimpinan dan Rakerpim ini menegaskan komitmen Yayasan Adzkia Sumatera Barat untuk terus melakukan transformasi kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman, dengan harapan bahwa seluruh rencana yang disusun dapat terwujud dengan baik, menciptakan sinergitas yang lebih kuat antar pimpinan dan seluruh elemen yayasan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Barat. Dengan suksesnya kegiatan ini, Yayasan Adzkia Sumatera Barat semakin optimis dalam mewujudkan visi dan misi jangka panjangnya, yang tercermin dalam Rencana Strategis 2026-2030 yang telah disusun dengan penuh komitmen. Kegiatan ini menandai langkah awal yang positif dalam perjalanan Yayasan Adzkia menuju masa depan yang lebih baik.
Adzkia Championship 3 Tahun 2025
Adzkia Championship III Resmi Ditabuh Adzkia News. Perhelatan Adzkia Championship yang ke 3 tahun 2025 resmi ditabuh pada Sabtu (8/2). Bertempat di lapangan utama sekolah, pembukaan diawali dengan pemukulan gandang tasa Bersama oleh Ketua Yayasan Bapak Drs. Muhardanus Datuk Sampono Kayo, Koorsan Dikdasmen, pimpinan unti, serta perwakilan komite sekolah. Ajang kompetisi yang sudah menjadi even akbar kalender tahunan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat dan potensi siswa dalam berbagai bidang akademik maupun non-akademik. Meskipun langit masih mendung berhujan, tidak menyurutkan peserta serta panitia yang sudah antusias sejak kedatangan dari semenjak tadi pagi untuk memulai pawai. Pawai rute singkat dalam komplek Adzkia melewati jalan utama hingga lapangan pembukaan. Acara yang diselenggarakan di komplek Yayasan Adzkia Jalan Taratak Paneh No 7 ini diikuti oleh 202 peserta pilihan dari empat kontingen SDIT Adzkia se-Sumatera Barat. Mengambil tema “Raih Kemenangan dengan Kerja Keras dan Kreativitas dalam bingkai Ukhuwah, maju bersama wujudkan mimpi”. Berbagai kategori lomba digelar, mulai dari olimpiade Sains, PAI, MTK, MHQ, Cerdas Qur’an, Futsal, Adzan hingga kompetisi seni berupa gambar bercerita. Ketua Panitia, Ustadzah Nova Susanti, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa Adzkia Championship bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga merupakan wadah untuk membangun karakter dan sportivitas siswa. Ketua Panitia yang juga merupakan wakasis SDIT Adzkia 1 ini juga berpesan kepada seluruh peserta lomba agar berkompetisi secara sportif, kemudian biasakan adab dan karakter Sholeh selama kegiatan perhelatan berlangsung seperti menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dari sampah” Tidak lupa, ketua panitia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berdedikasi menyukseskan acara ini, sehingga dapat terlaksana dengan baik. "Kami ingin memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengasah kemampuan mereka, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga di bidang seni dan olahraga. Harapannya, kegiatan ini dapat memotivasi mereka untuk terus berprestasi," ujarnya. Adzkia Championship III Istimewa, dibuka langsung oleh ketua Yayasan Adzkia Sumatera Barat, dalam sambutannya ketua Yayasan yang akrab dipanggil dengan Pak Datuk menyampaikan pesan agar menjadikan Adzkia Championship sebagai ajang silaturrahim siswa dan guru antar unit. “Kompetisi ini tidak hanya mencari kemenangan semata, namun yang lebih penting dari itu adalah membangkitkan kita untuk belajar terus menerus, semoga perlombaan internal ini dapat melahirkan bibit-bibit untuk lomba di level-level yang lebih tinggi dari Tingkat kecamatan – nasional” Ujar ketua Yayasan yang Bernama lengkap Drs. Muhardanus Datuk Sampono Kayo. Antusiasme peserta dan orang tua terlihat begitu tinggi dalam setiap rangkaian perlombaan. Salah satu peserta, mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti ajang ini. Salah seorang Siswa yang tidak ingin disebutkan Namanya berkata "Saya sangat senang bisa ikut lomba ini karena bisa menguji kemampuan saya dan bertemu teman-teman baru dari kelas lain. Semoga tahun depan bisa ikut lagi!" katanya. Adapun hasil lomba, nanti sore akan diumumkan, apakah juara umum tahun ini masih bertahan di SDIT Adzkia 1 atau berpindah ke unit lain, kita akan saksikan sesaat lagi. Suksesnya penyelenggaraan Adzkia Championship ke-3 ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, salah satunya adalah komite sekolah, support dalam bentuk sponsor serta pikiran sangat membantu kelancaran kegiatan. SDIT Adzkia berharap kompetisi ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan semangat berkompetisi secara sehat bagi para siswa. Karena Adzkia 4 tahun mendatang direncanakan akan mengundang seluruh sekolah Islam Terpadu se – Sumatera Barat. Laporan : Humas SDIT Adzkia
Workshop Bedah SKL SIT 5.0
Pada tanggal 24 dan 25 Januari 2025, Yayasan Adzkia Sumatera Barat mengadakan kegiatan Workshop Bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) SIT yang dilaksanakan di ruang In House Training Yayasan Adzkia. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Adzkia, yaitu SDIT Adzkia 1, 2, 3 & 4 serta SMPIT Adzkia Padang. Acara ini dipandu oleh panitia yang berasal dari bagian Koordinator Diklat Yayasan Adzkia Sumatera Barat, dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan para pendidik dalam merancang dan mengimplementasikan SKL yang sesuai dengan standar pendidikan di SIT. Narasumber utama yang diundang dalam workshop ini adalah Ustadzah Ratnawita, S.Pd, seorang ahli dalam bidang pendidikan yang memiliki pengalaman luas dalam membimbing para guru. Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Direktur PSDM Yayasan Adzkia Sumatera Barat, Ustadz H. Akmal Syafar, Lc, M.A., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan pemahaman terhadap SKL untuk mencetak generasi yang berkualitas. Ustadz H. Akmal berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi para guru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Adzkia. Selama dua hari tersebut, para peserta diberikan materi-materi mendalam mengenai SKL, serta cara efektif dalam menyusun dan mengimplementasikannya di kelas. Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung dengan antusiasme tinggi, dengan harapan agar para guru dapat membawa manfaat positif bagi pengajaran di sekolah masing-masing.
Guru adalah Cahaya
Guru adalah cahaya yang menerangi setiap langkah perjalanan hidup kita. Dalam gelapnya ketidaktahuan, mereka hadir membawa sinar pengetahuan, memberikan arah di tengah kebingunguan. Setiap kata yang mereka ucapkan adalah seperti petunjuk yang membuka pintu dunia baru, setiap tindakan mereka adalah teladan yang menginspirasi kita untuk menjadi lebih baik. Sebagaimana cahaya yang tak pernah lelah menyinari, guru pun tak pernah berhenti memberikan pengajaran, meski tantangan dan rintangan datang silih berganti. Mereka dengan sabar membimbing, menyemangati, dan mendorong kita untuk terus berkembang. Tanpa lelah, mereka menyalakan api semangat dalam diri kita untuk terus mencari ilmu, mengejar impian, dan menghadapi segala rintangan. Seperti cahaya yang tak pernah meminta imbalan, guru pun sering kali bekerja tanpa mengharapkan balasan yang setimpal. Mereka memberi tanpa batas, dengan keyakinan bahwa setiap langkah kita, setiap keberhasilan yang kita raih, adalah buah dari dedikasi dan kasih sayang mereka yang tulus. Guru adalah cahaya yang menuntun kita, memberikan kehangatan dalam kegelapan, dan membimbing kita untuk mencapai potensi terbaik kita. Tanpa mereka, perjalanan hidup kita mungkin akan terasa lebih gelap dan penuh kebingunguan. (Nurmaini, S.Pd)
Apresiasi Kelas Penggiat Literasi Sekolah Semester 1 Ta. 2024-2025
Pada semester 1 tahun ajaran 2024-2025, SDIT Adzkia 3 Padang memberikan apresiasi kepada kelas penggiat literasi terbaik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas usaha dan dedikasi siswa dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah. Kelas 2 Marwah 2 menjadi pemenang dalam kategori ini berkat semangat dan antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh siswa dalam berbagai kegiatan literasi yang dilaksanakan. Selama satu semester, kelas 2 Marwah 2 telah aktif mengikuti berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan keterampilan membaca dan menulis. Mereka tidak hanya terlibat dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan literasi seperti membaca buku, mendiskusikan cerita, serta membuat tulisan kreatif yang menggambarkan pemahaman mereka. Pemberian apresiasi ini tidak hanya sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus meningkatkan semangat literasi di kalangan siswa. Harapan besar adalah agar prestasi yang diraih oleh kelas 2 Marwah 2 dapat menjadi contoh bagi kelas lainnya dalam mengembangkan minat baca dan menulis, serta membangun karakter positif melalui kegiatan literasi. Dengan adanya penghargaan ini, SDIT Adzkia 3 Padang berharap literasi akan terus tumbuh dan menjadi budaya yang kuat di seluruh sekolah.
Perenang Terbaik
Pada tanggal 9 hingga 13 Januari 2025, ananda Qusyairi Al Zikri, salah seorang siswa SDIT Adzkia 3 Padang, berkesempatan mengikuti lomba renang dalam ajang Bhayangkara Champion Open II yang diselenggarakan di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Dalam kompetisi yang diikuti oleh banyak perenang dari berbagai daerah ini, ananda Qusyairi menunjukkan performa luar biasa. Dengan tekad dan latihan keras, ananda Qusyairi berhasil mengukir prestasi gemilang. Ia meraih total 11 medali, yang terdiri dari 9 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu, menjadikannya sebagai Perenang Terbaik dalam ajang tersebut. Keberhasilan ini bukan hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh komunitas SDIT Adzkia 3 Padang. Keberhasilan Qusyairi dalam meraih medali emas yang begitu banyak menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat juangnya yang tinggi. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi teman-teman dan generasi berikutnya untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah serta institusi pendidikan mereka. Alhamdulillah, semoga kesuksesan ananda Qusyairi ini menjadi berkah dan membuka jalan untuk prestasi-prestasi selanjutnya.
Apel Pagi
Pada hari Senin, 18 November 2024, siswa-siswi SDIT Adzkia 3 Padang melaksanakan kegiatan apel pagi yang diadakan di halaman sekolah. Pelaksanaan apel pagi ini diorganisir oleh kelas 4 Jabal Nur 1, yang bertugas menjadi pengelola acara pada hari tersebut. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan semua siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul di lapangan upacara. Acara dibuka dengan suara pengeras suara yang menyambut seluruh peserta apel. Kegiatan apel dimulai dengan laporan ketua kelas 4 Jabal Nur 1, yang menyampaikan rangkaian acara yang akan berlangsung. Kemudian, dilakukan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu perwakilan dari kelas tersebut, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air. Selanjutnya, kepala sekolah memberikan sambutan singkat yang menyemangati para siswa untuk tetap semangat dalam belajar dan menjaga kedisiplinan di sekolah. Setelah itu, acara apel pagi diisi dengan penyampaian pesan-pesan motivasi oleh guru kelas 4, yang memberikan semangat kepada seluruh siswa untuk terus berprestasi. Secara keseluruhan, kegiatan apel pagi berjalan dengan baik dan lancar. Semua peserta apel mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian dan khidmat. Pelaksanaan apel pagi ini diakhiri dengan salam dan komando selesai yang dipimpin oleh guru piket, yang menandakan bahwa kegiatan apel pagi telah selesai dan semua siswa kembali ke kelas untuk memulai kegiatan belajar mengajar. Kegiatan apel pagi ini menjadi salah satu ajang pembinaan kedisiplinan dan semangat siswa di SDIT Adzkia 3 Padang.
Cahaya di Tengah Gelap
Aisyah merasa hidupnya bagai kapal tanpa kompas, terombang-ambing di lautan masalah. Kehidupan rumah tangganya yang dulu harmonis kini retak, kariernya mandek, dan hatinya diliputi kegelisahan. Ia merasa kehilangan arah, tidak tahu lagi harus berpegang pada apa. Suatu malam, ketika kesendirian menyelimuti, Aisyah membuka Al-Qur'an. Matanya tertuju pada sebuah ayat yang seakan berbicara langsung kepadanya. Ayat itu berbicara tentang kesabaran, tentang harapan, dan tentang janji Allah akan memberikan jalan keluar bagi setiap kesulitan. Sejak saat itu, Aisyah mulai mendekatkan diri pada Al-Qur'an. Ia membaca, merenungi, dan berusaha menerapkan setiap petunjuk yang terkandung di dalamnya. Ia belajar tentang pentingnya bersyukur, memaafkan, dan selalu berprasangka baik kepada Allah. Perlahan tapi pasti, perubahan mulai terasa. Aisyah merasa lebih tenang dan lapang dada. Ia mampu menghadapi masalah dengan lebih sabar dan bijaksana. Hubungannya dengan suami mulai membaik, dan kariernya pun mulai menanjak. Aisyah menyadari bahwa Al-Qur'an bukan hanya sekadar kitab suci, tetapi juga merupakan petunjuk hidup yang sempurna. Di dalamnya terkandung segala jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini membingungkannya. Al-Qur'an menjadi cahaya yang menerangi kegelapan dalam hidupnya. Kisah Aisyah adalah cerminan dari banyak orang yang merasa kehilangan arah dalam hidup. Al-Qur'an, dengan segala hikmah dan petunjuknya, selalu siap menjadi penuntun bagi siapa saja yang mau membuka hatinya. Pesan moral dari cerita ini: Al-Qur'an adalah sumber petunjuk hidup yang paling sempurna. Dengan membaca, merenungi, dan mengamalkan Al-Qur'an, kita dapat menemukan solusi atas segala permasalahan hidup. Al-Qur'an adalah cahaya yang menerangi hati dan pikiran kita.